Program Kesehatan Lingkungan Puskesmas Arsel
 
 
 
Web Link :

Dinkes Kobar

RSUD S. Imanudin
Pangkalan Bun

Puskesmas

Pkm Madurejo

 

Pkm Pangkut

 

Pkm Rindu

Pkm Kolam

Pkm Palingkau

Pkm Mendawai

Pkm Kumai

Pkm Karang Mulya

Pkm P. Lada

Pkm Sungai Rangit

Pkm K.B. Atas

Pkm Semanggang

Pkm Kolam

Pkm T. Bogam

Pkm Sambi

Pkm Runtu

 

 

 

 

 
 
 
 

KEGIATAN KESEHATAN LINGKUNGAN PUSKESMAS ARSEL 2011

NO PROGRAM KEGIATAN
1 Pengawasan Depo Air Minum Inspeksi Sanitasi, Pengambilan sampel air baku & minum
2 Pemantauan TP2 Pestisida Inspeksi Sanitasi TP2 Pestisida
3 Pemantauan Sarana Air Bersih Inspeksi SAB ( kuesioner), pemeriksaan sampel air
4

Pemantauan Tempat Tempat Umum (TTU)

Pendataan TTU, Inspeksi Sanitasi TTU
5 Pemantauan Tempat Pengolahan Makanan ( TPM ) Pendataan TTU, Inspeksi Sanitasi TTU
6 Pemantauan Lingkungan Pemukiman Pendataan, Pemeriksaan Kualitas Perumahan, Pembagian Leaflet
7 Pemantauan Kesehatan Lingkungan Sekolah Pemeriksaan Lingkungan Sekolah & Pembinaan
8 Pemantauan TPS Inspeksi Sanitasi TPS
9 Pemeriksaan Jentik Nyamuk Pemeriksaan Jentik Nyamuk dan Abatisasi
10 Pengiriman Sampah Medis Pengumpulan  dan Pengiriman Sampah Medis
11 Klinik Sanitasi Konsultasi  Kesehatan Lingkungan

PROGRAM KESEHATAN LINGKUNGAN TAHUN 2012

Program Kesehatan Lingkungan yang telah berjalan selama ini di Puskesmas Arut Selatan pada tahun 2012 adalah :

  1. Pengawasan Depot Air Minum ( DAM )

Pengawasan Depot Air Minum dilaksanakan setiap tiga (3) bulan sekali. Kegiatannya meliputi inspeksi sanitasi DAM dan pengambilan sampel air minum yang kemudian dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Parameter yang diuji meliputi parameter fisik, kimia dan bakteriologi.  Jumlah Depot Air Minum yang berada di wilayah Puskesmas Arut Selatan ada 6 . Sejauh ini hasil pemeriksaan laboratorium terhadap 6 DAM tersebut sesuai standar yang ada yaitu Permenkes RI No. 736/Menkes/Per/VI/2010 tentang Tata laksana pengawasan kualitas air minum.

2. Pemantauan Tempat Pembuangan Sampah ( TPS )

Jumlah tempat pembuangan sampah/TPS di wilayah Puskesmas Arut Selatan ada 19 TPS. Kegiatannya meliputi inspeksi sanitasi TPS dengan menggunakan kuisioner, yang diperiksa antara lain desain konstruksi, letak lokasi terhadap pemukiman, kondisi penggunaan TPS, pencemaran terhadap lingkungan, dan kepadatan lalat. Dari 19 TPS yang ada kondisinya dalam keadaan sedang dan baik.

3.Pemantauan TP2 Pestisida

Kegiatan yang dilakukan yaitu inspeksi sanitasi TP2 Pestisida dengan menggunakan kuisioner. Jumlah TP2 Pesisida yang ada yaitu 1.

4. Sanitasi Tempat – Tempat Umum (TTU)

Tempat-tempat umum antara lain meliputi sarana pendidikan, sarana kesehatan, Hotel, sarana hiburan/rekreasi ( kolam renang, salon, pasar dan lain-lain ), sarana ibadah dan perkantoran. Jumlah TTU yang ada di wilayah Puskesmas Arut Selatan ada 105. Kegiatan yang dilakukan meliputi pandataan dan inspeksi sanitasi TTU dengan menggunakan kuisioner.

5. Hygiene Sanitasi Tempat Pengolahan Makanan (TPM)

Tempat  Pengolahan Makanan yang ada antara lain jasa boga/katering, rumah makan/restoran, kantin, makanan jajanan dan industri rumah tangga pangan/IRTP. Kegiatan yang dilakukan yaitu pendataan dan inspeksi sanitasi TPM (dengan menggunakan kuisioner). Jumlah TPM yang ada di wilayah Puskesmas Arut Selatan sebanyak 79.

6. Inspeksi Sanitasi Sekolah

Jumlah sekolah yang ada di wilayah Puskesmas Arut  Selatan sebanyak 28 sekolah. Kegiatan yang dilakukan adalah Pemeriksaan kesehatan lingkungan sekolah dan pembinaan sekolah sehat.

7.  Penyehatan Lingkungan Perumahan dan Jamban

Jumlah sasaran yang ada sebanyak 2929 KK. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kualitas perumahan dan jamban, serta melakukan  pembinaan dengan cara pembagian Leaflet rumah sehat dan penyuluhan.

8. Penyehatan Sarana Air Bersih (SAB)

Jumlah sarana air bersih yang ada di wilayah Puskesmas Arut Selatan 555 buah yang meliputi sumur gali : 515 buah, SPT : 40 buah, dan PDAM : 1 buah. Kegiatan yang dilakukan antara lain inspeksi sanitasi sarana air bersih dengan menggunakan kuesioner, pengambilan/pemeriksaan sampel air serta dilakukan pembinaan.

9. Pengiriman Sampah Medis

Berhubung incenerator yang ada di Puskesmas Arut Selatan rusak jadi untuk pembakaran sampah medis dilakukan di incenerator Rumah Sakit. Karena itu setiap 6 bulan sekali dilakukan pengiriman sampah medis ke Rumah Sakit. Adapun ruangan yang menghasilkan sampah medis adalah ruang KIA, gigi, laboratorium, gizi, IGD, dan poli umum.

10. Klinik Sanitasi

Klinik Sanitasi diperuntukkan bagi penyakit yang ada hubungannya dengan kesehatan lingkungan antara lain diare, ISPA, scabies/penyakit kulit, cacingan, malaria, DBD, chikungunya, hepatitis, dan TB.

 

Inspeksi sanitasi depo air minum Penyelidikan epidemiologi ketika ada kasus Demam berdarah disertai dengan punyuluhan PHBS dan pemberian bubuk Abate

Inspeksi Tempat-tempat Umum