Selamat Datang di Website Puskesmas Arsel
 
 
 

 


 

 

 

 

 
 
 
 

PROGRAM LANSIA

Pembinaan Kesehatan Lanjut Usia Puskesmas Arut Selatan

Tujuan :
            Meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan lanjut usia di wilayah kerja puskesmas Arut Selatan untuk mencapai  masa tua yang bahagia dan berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat sesuai dengan keberadaannya.

Sasaran Pembinaan :
            Kelompok pra lanjut usia 45 – 49 tahun
            Kelompok lanjut usia 50 – 69 Tahun
Kelompok lanjut usia resiko tinggi lebih 70 tahun atau lebih 60 tahun dengan masalah kesehatan

Latar Belakang
            Besarnya jumlah lanjut usia yang menjadi kepala keluarga dan banyaknya berstatus masih bekerja menunjukkan besarnya peran lanjut usia dalam keluarga. Kondisi pendidikan kelompok lanjut usia masih sangat memprihatinkan, karena sebagian besar lanjut usia memiliki pendidikan yang rendah, dimana sekitar 70% berpendidikan sekalah dasar ke bawah.
            Meningkatnya umur harapan hidup (UHH) dari 68,2 pada perempuan dan 64,3 pada laki-laki pada tahun 2005 menjadi 70,6 pada tahun 2009 dan diperkirakan menjadi 72 pada tahun 2014. Perubahan demografi ini akan berpengaruh pada berbagai aspek kehidupan usia lanjut. Secara individu pengaruh proses penuaan akan menimbulkan berbagai masalah baik secara fisik biologis, mental maupun sosial ekonomi.

            Permasalahan khusus yang terjadi pada lanjut usia adalah :

  • Proses ketuaan yang terjadi secara alami dengan konsekuensi timbulnya masalah fisik, mental dan sosial
  • Perubahan sosialisasi karena produktivitas yang mulai menurun, berkurangnya kesibukan sosial dan interaksi dengan lingkungan
  • Produktivitas yang menurun dengan akibat terbatasnya kesempatan kerja karena kemapuan dan ketrampilan menurun, namun kebutuhan hidup terus meningkat
  • Kebutuhan pelayanan kesehatan terutama untuk kelainan degeneratif yang memerlukan biaya tinggi
  • Perubahan nilai sosial masyarakat yang mengarah kepada tatanan masyarakat individualistik, para lanjut usia kurang mendapat perhatian sehingga sering tersisih dari kehidupan masyarakat dan menjadi terlantar.

Kegiatan –kegiatan pembinaan kelompok usia lanjut di Puskesmas Arut Selatan adalah:

  • Menyelenggarakan pembinaan bagi kelompok lanjut usia meliputi : penyuluhan dan pelayanan kesehatan , gizi maupun psikososial agar dapat mempersiapkan diri menghadapi hari tua, mempertahankan kondisi kesehatan agar tetap produktif dan agar dapat selama mungkin mempertahankan kemandiriannya.
  • Menyelenggarakan penyuluhan dalam rangka meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan pada keluarga dan  masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan lanjut usia.
  • Pembinaan tempat pelayanan kesehatan lanjut usia di puskesmas, posbindu dengan menerapkan kendali mutu dan prosedur tetap pelayanan, serta dukungan pendanaan program yang bersumber APBN, APBD dan sumber lain yang tidak mengikat.
  • Meningkatkan kualitas pelayanan lanjut usia melalui pengembangan ilmu dan teknologi tepat guna

Pelayanan Kesehatan usia lanjut meliputi:

  • Kegiatan promotif
  • Berupa penyuluhan mengenai prilaku hidup sehat , pengetahuan tentang gizi lanjut usia, pengetahuan tentang proses degenerative yang akan terjadi saat lanjut usia,pengetahuan tentang penyakit degenerative seperti hipertensi dan diabetes mellitus.
  • Upaya meningkatkan kesegaran jasmani dengan senam lansia setiap hari sabtu di puskesmas.
  • Pemberian susu berkalsium, makanan tambahan.

  • Kegiatan Preventif
  • Melakukan deteksi dini dan pemantauan kesehatan lanjut usia melalui kartu menuju sehat lanjut usia dan buku pemantauan kesehatan pribadi lanjut usia.
  • Melakukan pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol secara berkala.
  • Melakukan penjaringan penderita katarak bekerja sama dengan dokter spesialis mata dari RSUD Sultan Imanudin.
  • Bekerjasama dengan PT ASKES untuk program ASKES Prolanis (Program Lansia dengan penyakit kronis)

    Kegiatan kuratif
  • Pengobatan dan perawatan bagi lanjut usia sakit
  • Kegiatan Rehabilitasi
  • Kunjungan rumah untuk penderita lanjut usia yang menderita penyakit kronis yang memerlukan perawatan

    Kegiatan rujukan
  • Merujuk penderita lanjut usia ke RSUD Sultan Imanudin kalau diperlukan

Penilaian dan pengembangan

            Penilaian kegiatan dilakukan dengan:

  • Memanfaatkan data hasil pencatatan dan pelaporan rutin yang meliputi aspek masukan, proses dan keluaran
  • Pengamatan langsung terhadap pelaksanaan kegiatan pelayanan untuk mengetahui kemajuan dan hambatan yang ada

Pengembangan dilaksanakan berdasarkan hasil pemantauan yang bertujuan meningkatkan penyelenggaraan upaya kesehatan lanjut usia:

  • Peningkatan mutu pelayanan dengan mengusulkan peningkatan fasilitas ke dinas Kesehatan (peralatan untuk pemeriksaan kesehatan , laboratarium, buku pemantauan kesehatan lanjut usia dll)
  • Memperluas jangkauan pelayanan, menambah jumlah  posbindu lansia dan jumlah tenaga pelaksana

Hambatan yang dialami

    • Sumber daya manusia : adanya tugas rangkap dari petugas membuat program belum bisa berjalan dengan maksimal
    • Sarana dan prasarana : terbatas nya sarana dan prasarana juga menjadi kendala dalam melakukan pelayanan kesehatan lanjut usia.
    • Anggaran : terbatasnya anggaran juga menjadi kendala yang mengakibatkan pelayanan belum berjalan maksimal

    Pemegang program : Hj. Dina Fabrariska

 

BEKERJA SAMA DENGAN PT ASKES DALAM RANGKA KEGIATAN PROLANIS


PENJARINGAN  KATARAK BEKERJASAMA
DENGAN DOKTER SPESIALIS MATA RSUD SULTAN IMANUDIN

   

PELAYANAN DI POSBINDU LANSIA